Showing posts with label Sejarah Rejang. Show all posts
Showing posts with label Sejarah Rejang. Show all posts

Saturday, April 23, 2011

Sejarah Rejang : Asal usul orang Sekayun, Bengkulu

Posted by Yayux at 9:15 PM 0 comments
Asal usul orang Sekayun, Bengkulu
Marga (Bang) Ajia



Halaman pertama naskah asli Tambo Bangkahoeloe
(koleksi -admin)


VII

Tatkala baginda Ario Bago semayam menjadi raja di Sungai Lemau, datanglah pada suatu hari dua orang laki isteri dari Rupit mempersembahkan diri mohon mendapat tanah bumi untuk bertani, tetapi dengan pengharapan jangan di bawah pemerintahan 4 pasirah (Rejang 4 petulai-admin). Permintaan dua laki isteri itu hendak tinggal di bawah pemerintahan baginda Ario Bago, sebab keturunan mereka itu Rupit adalah Pasirah juga.

Permintaan kedua mereka itu dikabulkan oleh baginda serta diberi pula sebuah marga (clan-admin) yang di beri nama Marga Bangajia (ajia = raja, bahasa Rejang-admin), tiadalah di bawah pengaruh Rejang empat petulai, melainkan setegak seduduk dengan pasirah empat. Menurut cerita itulah keturunan orang Sekayun sekarang.

******ooOoo******


Dari manuscript ini dapat di simpulkan bahwa nenek moyang orang Sekayun di Bengkulu berasal dari daerah Rupit. Dan mereka di pimpin oleh orang sekayun sendiri dan bukan oleh pasirah Rejang empat petulai. Marga yang di maksud di sini menurut saya adalah subclan, mengapa saya sebut subclan karena clan utama mereka adalah di Rupit, dan kata bangajia dalah dari kata bang ajia, bang di sini berarti marga setara dengan istilah seperti bang mego pada desertasi Prof. Hazairin, yang berjudul De Redjang. Jadi orang sekayun ini bisa di sebut punya marga ajia atau bang ajia atau subclan ajia, atau dalam bahasa Indonesia marga raja.


Orang Sekayun hingga saat ini masih bisa di jumpai di propinsi Bengkulu. Komunitas orang Sekayun sendiri bermukim di daerah Sekayun. Kini putra putri Sekayun sudah banyak yang mengenyam pendidikan tinggi, meskipun 20 puluh tahun lampau orang sekayun di anggap masih terbelakang oleh karena eratnya tradisi yang mereka pegang. Dialek bahasa yang khas Melayu orang Kampung Sekayun, dulu jadi rumor di Bengkulu. Bila ada orang berbahasa Melayu dengan logat yang totok dan mendayu dayu, orang tersebut sering di perumpamakan dengan sebutan "Orang Sekayun". Namun kini semuanya telah berubah, istilah Orang Sekayun yang di artikan orang kampung yang terbelakang hanya tinggal istilah saja. Yang masih ada sekarang mungkin istilah Sundu (dari kata dusun yang di balik katanya), yaitu sebutan untuk orang kampung yang berbahasa melayu totok dan kampungan, ha ha ha, siapa orang Bengkulu yang masih merasa sundu? (Tun Jang, 2011)


Note :
Demikian saduran dari isi Tambo Bangkahoeloe pasal 7 yang di tulis oleh tuan H. Delais dan Tuan J Hassan. Cerita saduran ini dalam bentuk tulis tangan di simpan di Museum Bataviaasch Genootchap yaitu pada Naskah Melayu dengan kode no. 143 dan 148. Sebuah salinan lagi berbentuk saduran juga di tulis oleh tuan St. Takdir Alisyahbana, seorang budayawan dan sastrawan Melayu yang sangat terkenal di saat itu.

Dengan membaca sendiri ke tiga naskah tersebut, akhirnya saya (admin) baru berani menulis salinan naskah ini di blog oleh karena ke tiga naskah itu pada intinya sama, namun semuanya bersumber dari naskah Tambo Bangkahoeloe yang asli yang di tulis tangan dengan huruf arab melayu oleh salah seorang pangeran dari Kerajaan Sungai Lemau.

Tambo asli terdiri dari 41 halaman manuscript, di tulis tangan dengan tinta pada sebuah buku berbahan kertas. Keadaan naskah saat ini dalam keadaan rusak di makan usia, dimana halaman halamanya robek di sana sini. Saya mencoba untuk membuka beberapa halaman yang masih utuh, tapi sangat beresiko bila tertekuk maka kertas akan patah, sehingga saya mengurungkan melanjutkan membukanya. Di dalam hati saya sedih sekali, satu naskah penting tentang Bengkulu belum ada upaya agar dilakukan restorasi dengan melapisi naskah tersebut dengan tisu jepang dengan segera, berbeda halnya yang saya lihat terhadap naskah dari propinsi lain, naskah mereka kebanyakan telah di restorasi. Jujur saya iri karena manuscript propinsi lain terawat dengan baik. Menurut petugas, sangat sedikit sekali orang yang berminat membuka naskah kuno asal Bengkulu tersebut, mereka memprioritaskan merestorasi naskah yang sangat sering di minta untuk di lihat seperti naskah dari Sumatra Barat, Sumatra Utara atau Aceh. Bila di bandingkan dengan manuscript manuscript dari pulau sumatra keadaan ini sangat memprihatinkan. Saya mencoba mencari tahu apakah ada duplikat dalam bentuk film yang pernah di buat, ternyata ada, dan akhirnya saya mendapatkan duplikat tersebut, satu duplikat yang di buat lebih dari 20 tahun silam, saya memutuskan untuk mencetaknya meskipun mesti membayar mahal. Halaman pertama tambo setelah di edit warnanya agar bisa di baca seperti terlihat di atas.


Friday, April 22, 2011

Sejarah Rejang : Daftar Pemimpin Rejang Pesisir 6

Posted by Yayux at 2:02 AM 0 comments
Daftar Kepala Suku Rejang (Pemimpin orang Rejang Pesisir) di Lais 6
Lijst Van Volkshoofden Redjangers,
De Onderafdeeling Lais in de Residentie Bengkoeloe door P. WInk

IX. Pasar Ketaun (Sebutan Jabatan : Datuq)
  • 1899 - 1908 Selasa, gelar Raja Muda
  • 1910 - 1912 Mohamad Tamsil, gelar Raja Adil
  • 1913 - 1918 Maaruf, gelar Raja Mantiko
  • 1918 - 1919 Lolak, gelar Raja Seri Dewa
  • 1920 - 1921 Yunus, gelar Raja Matiba
  • 1921 - .......? Abdul Rauf, gelar Datuq Raja Antauso

X. Marga Ketaun (Sebutan Jabatan : Pasirah)
  • 1896 - 1903 Naka, gelar Raja Mangkuto
  • 1904 Saalun, gelar Raja Alam
  • 1904- 1908 Indo, gelar Maharaja Sakti
  • 1909 - 1911 Haji Semir, gelar Mangkuto Alam
  • 1911 - 1913 Mohamad Usin, Depati Mangku (Bertanggung jawab untuk hal yang berhubungan dengan penelitian di Lais saat itu)
  • 1913 - 1919 Pager, gelar Pasirah Payung Marga
  • 1920 - ......? Derom, gelar Raja Mangkuto


XI. Marga Seblat (Sebutan Jabatan : Pasirah)
  • ..... - 1921 Busal, gelar Maharaja Tangkas
  • 1921 - ..... Mohamad yunu, gelar Krama Jaya

Selengkapnya :
1. Pasar Lais
lihat LINK
2. Marga Lais
lihat LINK
3. Marga Air Padang
dan Marga Bintuhan lihat LINK
4. Marga Air Bersih
dan Marga Palik lihat LINK
5. Marga Kerkap
dan Marga Perbo lihat LINK
6. Pasar Ketaun, Marga Ketaun
dan Marga Seblat lihat LINK


Note :

Rejang pesisir atau dalam bahasa Rejang di sebut Jang Sisia adalah Kelompok suku Rejang yang bermukim di dataran rendah dan dekat dengan laut. Orang rejang sendiri menyebutnya dengan sebutan Tun Sisia atau Orang pesisir. Bahasa yang di gunakan adalah bahasa Rejang, yang menggunakan dialek Rejang Pesisir. Kosa katanya sama dangan bahasa Rejang umummnya, namun di beberapa kosa kata memang di temui ada perbedaan. Mayoritas perbedaan kosa kata banyak terjadi di huruf vokal dan perbedaan irama dialek. Kota terbesar di daerah Rejang pesisir ini adalah Lais, kota terbesar kedua adalah Ketaun. Saat ini daerah pemukiman Suku Rejang Pesisir ini masuk kedalam daerah administratif propinsi Bengkulu, Indonesia.

Admin :
Bagi pembaca yang tahu kelanjutan daftar ini, mohon kesediaannya menulis pesan di bagian komentar di bawah artikel ini, atau tuliskan pesan di Face Book admin. Jangan lupa cantumkan sumber informasinya, bila informasi lisan, sebutkan nama, umur, dan tempat tinggal sumber lisannya, atau mungkin kalau memang ada hubungan keluarga mohon disebutkan juga, bila dari sumber tertulis mohon cantumkan judul buku, tahun terbit dan pengarang, bila dari dokumen atau surat, mohon cantumkan tanggal surat atau di mana dokumen tersebut di simpan.) Terimakasih, admin.


Reference :
Blog Tanah Rejang
Http://rejang-lebong.blogspot.com

Sejarah Rejang : Daftar Pemimpin Rejang Pesisir 5

Posted by Yayux at 1:04 AM 0 comments
Daftar Kepala Suku Rejang (Pemimpin orang Rejang Pesisir) di Lais 5
Lijst Van Volkshoofden Redjangers,
De Onderafdeeling Lais in de Residentie Bengkoeloe door P. WInk


VII. Marga Kerkap (Sebutan Jabatan : Pasirah)
  • 1862 - 1872 Rupa, gelar Depati Karta Negara
  • 1872 - 1883 Semer
  • 1883 - 1898 Rasik, gelar Chalippa Raja
  • 1899 - 1900 Mukim, gelar Raja Mulia
  • 1901 - 1920 Karang, gelar Raja Baginda
  • 1921 - 1923 Gudam, gelar Raja Mandarsyah
  • 1923 - .......? Marseman, gelar Raja Muda Alam


VIII. Marga Perbo (Sebutan Jabatan : Pasirah)
...... - ........... Nyato, gelar Raja Alam
...... - ........... Pengidan, gelar ...............?
...... - 1894 Nyatan, gelar Raja Muda
1894 - 1918 Lenggang, gelar Raja Muda ...........?
1918 - .......? Marseman, gelar Raja Junjung Raja


Selengkapnya :
1. Pasar Lais
lihat LINK
2. Marga Lais
lihat LINK
3. Marga Air Padang
dan Marga Bintuhan lihat LINK
4. Marga Air Bersih
dan Marga Palik lihat LINK
5. Marga Kerkap
dan Marga Perbo lihat LINK
6. Pasar Ketaun, Marga Ketaun
dan Marga Seblat lihat LINK



Note :
Rejang pesisir atau dalam bahasa Rejang di sebut Jang Sisia adalah Kelompok suku Rejang yang bermukim di dataran rendah dan dekat dengan laut. Orang rejang sendiri menyebutnya dengan sebutan Tun Sisia atau Orang pesisir. Bahasa yang di gunakan adalah bahasa Rejang, yang menggunakan dialek Rejang Pesisir. Kosa katanya sama dangan bahasa Rejang umummnya, namun di beberapa kosa kata memang di temui ada perbedaan. Mayoritas perbedaan kosa kata banyak terjadi di huruf vokal dan perbedaan irama dialek. Kota terbesar di daerah Rejang pesisir ini adalah Lais, kota terbesar kedua adalah Ketaun. Saat ini daerah pemukiman Suku Rejang Pesisir ini masuk kedalam daerah administratif propinsi Bengkulu, Indonesia.

Admin :
Bagi pembaca yang tahu kelanjutan daftar ini, mohon kesediaannya menulis pesan di bagian komentar di bawah artikel ini, atau tuliskan pesan di Face Book admin. Jangan lupa cantumkan sumber informasinya, bila informasi lisan, sebutkan nama, umur, dan tempat tinggal sumber lisannya, atau mungkin kalau memang ada hubungan keluarga mohon disebutkan juga, bila dari sumber tertulis mohon cantumkan judul buku, tahun terbit dan pengarang, bila dari dokumen atau surat, mohon cantumkan tanggal surat atau di mana dokumen tersebut di simpan.) Terimakasih, admin.


Reference :
Blog Tanah Rejang
Http://rejang-lebong.blogspot.com

Sejarah Rejang : Daftar Pemimpin Rejang Pesisir 4

Posted by Yayux at 12:39 AM 0 comments
Daftar Kepala Suku Rejang (Pemimpin orang Rejang Pesisir) di Lais 4
Lijst Van Volkshoofden Redjangers,
De Onderafdeeling Lais in de Residentie Bengkoeloe door P. WInk


V. Marga Air Besih (Sebutan Jabatan : Pasirah)
  • 1867 - 1869 Rien, gelar Suka Companie (sebelumnya pembarab)
  • 1869 - 1874 Pama, gelar Raja Intan
  • 1874 - 1877 Raiyat, gelar Raja Pinang
  • 1877 - 1879 Abdul Kahar
  • 1879 - 1903 Mohamad Semah, gelar Raja Intan (sejak 1899 sebagai pangeran dengan gelar Jaya Kesuma)
  • 1903 - .......? Mustafa, gelar Raja Intan


IV. Marga Palik (Sebutan Jabatan : Pasirah)
  • 1861 - 1862 Musi (sebelumnya Pembarab)
  • 1863 - ........ Abas, gelar Depati Krama Jaya
  • ........ - 1878 .................? gelar Raja Chalippa
  • 1878 - 1892 Markissie, gelar Singa di Raja
  • 1893 - 1895 Kameriati, gelar Titing Kerta Bermani
  • 1895 - 1906 Merah Kisih (sama dengan 1878 - 1892, sejak 1897 sebagai pangeran, gelar Nata Igama)
  • 1906 - 1916 Abdul Kader
  • 1916 - ........? Mansoer, gelar Raja Bangsawan

Selengkapnya :
1. Pasar Lais
lihat LINK
2. Marga Lais
lihat LINK
3. Marga Air Padang
dan Marga Bintuhan lihat LINK
4. Marga Air Bersih
dan Marga Palik lihat LINK
5. Marga Kerkap
dan Marga Perbo lihat LINK
6. Pasar Ketaun, Marga Ketaun
dan Marga Seblat lihat LINK


Note :
Rejang pesisir atau dalam bahasa Rejang di sebut Jang Sisia adalah Kelompok suku Rejang yang bermukim di dataran rendah dan dekat dengan laut. Orang rejang sendiri menyebutnya dengan sebutan Tun Sisia atau Orang pesisir. Bahasa yang di gunakan adalah bahasa Rejang, yang menggunakan dialek Rejang Pesisir. Kosa katanya sama dangan bahasa Rejang umummnya, namun di beberapa kosa kata memang di temui ada perbedaan. Mayoritas perbedaan kosa kata banyak terjadi di huruf vokal dan perbedaan irama dialek. Kota terbesar di daerah Rejang pesisir ini adalah Lais, kota terbesar kedua adalah Ketaun. Saat ini daerah pemukiman Suku Rejang Pesisir ini masuk kedalam daerah administratif propinsi Bengkulu, Indonesia.

Admin :
Bagi pembaca yang tahu kelanjutan daftar ini, mohon kesediaannya menulis pesan di bagian komentar di bawah artikel ini, atau tuliskan pesan di Face Book admin. Jangan lupa cantumkan sumber informasinya, bila informasi lisan, sebutkan nama, umur, dan tempat tinggal sumber lisannya, atau mungkin kalau memang ada hubungan keluarga mohon disebutkan juga, bila dari sumber tertulis mohon cantumkan judul buku, tahun terbit dan pengarang, bila dari dokumen atau surat, mohon cantumkan tanggal surat atau di mana dokumen tersebut di simpan.) Terimakasih, admin.


Reference :
Blog Tanah Rejang
Http://rejang-lebong.blogspot.com

Thursday, April 21, 2011

Sejarah Rejang : Daftar Pemimpin Rejang Pesisir 3

Posted by Yayux at 10:23 PM 0 comments
Daftar Kepala Suku Rejang (Pemimpin orang Rejang Pesisir) di Lais 3
Lijst Van Volkshoofden Redjangers,
De Onderafdeeling Lais in de Residentie Bengkoeloe door P. WInk


III. Marga Air Padang (Sebutan Jabatan : Pasirah)
  • 1864 - .......? Gatin, gelar Raja Maliem (sebelumnya Pembarab)
  • ......? - 1889 Merisin, gelar Raja Depati
  • 1890 Ismael
  • 1891 - 1909 Mohamad Adil, gelar Raja Chalipah
  • 1909 - 1921 Zainoel Aripin, gelar Raja Bungsu
  • 1921 - 1922 Aidi, gelar Raja Chalipah
  • !922 - ........? Bakir, gelar Raja Chalipah


IV. Marga Bintuhan (Sebutan Jabatan : Pasirah)
  • 1865 - 1868 Meradun (sebelumnya Pembarab)
  • 1862 - 1873 Marjati
  • 1874 - 1901 Mohamad Mudin, gelar Tiyang Alam (Sejak tahun 1897 sebagai Pangeran dengan gelar Raja Chalipah)
  • 1901 - 1916 (?)Jidun, gelar Raja Mangkuto
  • 1916 - 1918 Ibrahim, gelar Cakra Pati Cekranegara
  • 1918 - 1921 Komisie, gelar Raja Chalippa
  • 1921 - .......? Mohamad Ibrahim, Gelar Raja Chalippa (sama dengan pemimpin 1916 - 1918)

Selengkapnya :
1. Pasar Lais
lihat LINK
2. Marga Lais
lihat LINK
3. Marga Air Padang
dan Marga Bintuhan lihat LINK
4. Marga Air Bersih
dan Marga Palik lihat LINK
5. Marga Kerkap
dan Marga Perbo lihat LINK
6. Pasar Ketaun, Marga Ketaun
dan Marga Seblat lihat LINK


Note :

Rejang pesisir atau dalam bahasa Rejang di sebut Jang Sisia adalah Kelompok suku Rejang yang bermukim di dataran rendah dan dekat dengan laut. Orang rejang sendiri menyebutnya dengan sebutan Tun Sisia atau Orang pesisir. Bahasa yang di gunakan adalah bahasa Rejang, yang menggunakan dialek Rejang Pesisir. Kosa katanya sama dangan bahasa Rejang umummnya, namun di beberapa kosa kata memang di temui ada perbedaan. Mayoritas perbedaan kosa kata banyak terjadi di huruf vokal dan perbedaan irama dialek. Kota terbesar di daerah Rejang pesisir ini adalah Lais, kota terbesar kedua adalah Ketaun. Saat ini daerah pemukiman Suku Rejang Pesisir ini masuk kedalam daerah administratif propinsi Bengkulu, Indonesia.

Admin :
Bagi pembaca yang tahu kelanjutan daftar ini, mohon kesediaannya menulis pesan di bagian komentar di bawah artikel ini, atau tuliskan pesan di Face Book admin. Jangan lupa cantumkan sumber informasinya, bila informasi lisan, sebutkan nama, umur, dan tempat tinggal sumber lisannya, atau mungkin kalau memang ada hubungan keluarga mohon disebutkan juga, bila dari sumber tertulis mohon cantumkan judul buku, tahun terbit dan pengarang, bila dari dokumen atau surat, mohon cantumkan tanggal surat atau di mana dokumen tersebut di simpan.) Terimakasih, admin.


Reference :
Blog Tanah Rejang
Http://rejang-lebong.blogspot.com

Sejarah Rejang : Daftar Pemimpin Rejang Pesisir 2

Posted by Yayux at 9:57 PM 0 comments
Daftar Kepala Suku Rejang (Pemimpin orang Rejang Pesisir) di Lais 2
Lijst Van Volkshoofden Redjangers,
De Onderafdeeling Lais in de Residentie Bengkoeloe door P. WInk


II. Marga Lais (Sebutan jabatan : Pasirah)
  • 1862 - 1863 Pemuncak, gelar Jaya Kusuma (sejak tahun 1862 di sebut Pangeran; tahun 1862 Pembarab)
  • 1863 - 1873 Laiyh, gelar Depati Ngraksa Wiguna
  • 1873 - 1881 Merasan
  • 1881 - 1888 Jamaalan (Ambek)
  • 1888 - 1898 Pengaran, gelar Singa Wilanda
  • 1898 - 1905 Mukmin, gelar Raja Alam
  • 1905 - 1912 Sahidan Ali, gelar Raja Alam
  • 1913 - 1917 Haji Mohamad Ali, gelar Mangkuto Raja
  • 1918 - 1920 Ilias, gelar Raja Depati
  • 1920 - 1922 Mohamad Sarip, gelar Raja Alam
  • 1922 - 1923 Mohamad Tahar, gelar Singa Wilanda
  • 1923 - ......? Jaafar, gelar Raja Bilang

Selengkapnya :
1. Pasar Lais
lihat LINK
2. Marga Lais
lihat LINK
3. Marga Air Padang
dan Marga Bintuhan lihat LINK
4. Marga Air Bersih
dan Marga Palik lihat LINK
5. Marga Kerkap
dan Marga Perbo lihat LINK
6. Pasar Ketaun, Marga Ketaun
dan Marga Seblat lihat LINK


Note :
Rejang pesisir atau dalam bahasa Rejang di sebut Jang Sisia adalah Kelompok suku Rejang yang bermukim di dataran rendah dan dekat dengan laut. Orang rejang sendiri menyebutnya dengan sebutan Tun Sisia atau Orang pesisir. Bahasa yang di gunakan adalah bahasa Rejang, yang menggunakan dialek Rejang Pesisir. Kosa katanya sama dangan bahasa Rejang umummnya, namun di beberapa kosa kata memang di temui ada perbedaan. Mayoritas perbedaan kosa kata banyak terjadi di huruf vokal dan perbedaan irama dialek. Kota terbesar di daerah Rejang pesisir ini adalah Lais, kota terbesar kedua adalah Ketaun. Saat ini daerah pemukiman Suku Rejang Pesisir ini masuk kedalam daerah administratif propinsi Bengkulu, Indonesia.

Admin :
Bagi pembaca yang tahu kelanjutan daftar ini, mohon kesediaannya menulis pesan di bagian komentar di bawah artikel ini, atau tuliskan pesan di Face Book admin. Jangan lupa cantumkan sumber informasinya, bila informasi lisan, sebutkan nama, umur, dan tempat tinggal sumber lisannya, atau mungkin kalau memang ada hubungan keluarga mohon disebutkan juga, bila dari sumber tertulis mohon cantumkan judul buku, tahun terbit dan pengarang, bila dari dokumen atau surat, mohon cantumkan tanggal surat atau di mana dokumen tersebut di simpan.) Terimakasih, admin.


Reference :
Blog Tanah Rejang
Http://rejang-lebong.blogspot.com

Sejarah Rejang : Daftar Pemimpin Rejang Pesisir 1

Posted by Yayux at 9:43 PM 0 comments
Daftar Kepala Suku Rejang (Pemimpin orang Rejang Pesisir) di Lais 1
Lijst Van Volkshoofden Redjangers,
De Onderafdeeling Lais in de Residentie Bengkoeloe door P. WInk


I. Pasar Lais (Sebutan Jabatan : Datuq)
  • ........ - 1845 Panglima Raja
  • 1845 - 1859 Duralim
  • 1859 - 1860 Baijan
  • 1860 - 1872 Duralim (Terpilih kembali jadi datuq periode 2, sama dengan 1845 - 1859)
  • 1872 - 1874 Ganik
  • 1874 - 1882 Mentiko
  • 1882 - 1888 Jelbie, gelar Raja Pengatin
  • 1888 - 1900 Saidoen Moersalim, gelar Maharaja Lela
  • 1900 - 1909 Selimin, gelar Cahaya Nagari
  • 1910 - 1913 Bahari, gelar Raja Bangsawan
  • 1913 - 1919 Abu Bakar, gelar Maharaja Lela
  • 1920 - ......? Raden Usman, gelar Mangkuto Bangsawan
Selengkapnya :
1. Pasar Lais
lihat LINK
2. Marga Lais
lihat LINK
3. Marga Air Padang
dan Marga Bintuhan lihat LINK
4. Marga Air Bersih
dan Marga Palik lihat LINK
5. Marga Kerkap
dan Marga Perbo lihat LINK
6. Pasar Ketaun, Marga Ketaun
dan Marga Seblat lihat LINK

Note :

Rejang pesisir atau dalam bahasa Rejang di sebut Jang Sisia adalah Kelompok suku Rejang yang bermukim di dataran rendah dan dekat dengan laut. Orang rejang sendiri menyebutnya dengan sebutan Tun Sisia atau Orang pesisir. Bahasa yang di gunakan adalah bahasa Rejang, yang menggunakan dialek Rejang Pesisir. Kosa katanya sama dangan bahasa Rejang umummnya, namun di beberapa kosa kata memang di temui ada perbedaan. Mayoritas perbedaan kosa kata banyak terjadi di huruf vokal dan perbedaan irama dialek. Kota terbesar di daerah Rejang pesisir ini adalah Lais, kota terbesar kedua adalah Ketaun. Saat ini daerah pemukiman Suku Rejang Pesisir ini masuk kedalam daerah administratif propinsi Bengkulu, Indonesia.

Admin :
Bagi pembaca yang tahu kelanjutan daftar ini, mohon kesediaannya menulis pesan di bagian komentar di bawah artikel ini, atau tuliskan pesan di Face Book admin. Jangan lupa cantumkan sumber informasinya, bila informasi lisan, sebutkan nama, umur, dan tempat tinggal sumber lisannya, atau mungkin kalau memang ada hubungan keluarga mohon disebutkan juga, bila dari sumber tertulis mohon cantumkan judul buku, tahun terbit dan pengarang, bila dari dokumen atau surat, mohon cantumkan tanggal surat atau di mana dokumen tersebut di simpan.) Terimakasih, admin.

Reference :
Blog Tanah Rejang
Http://rejang-lebong.blogspot.com
 

Millenium Fashion of World Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by FashionFashionFashion